25 Mei 2019

Posted by in Artikel Wallpaper | 1 Comment

Memasang Wallpaper Sendiri (Bagian 2)

Memasang Wallpaper Sendiri (Bagian 2) Melanjutkan Artikel Memasang Wallpaper Sendiri (Bagian 1)

Nah, sekarang bagaimana langkah-langkah memasang wallpaper ke dinding? Berikut penjelasan tata cara pemasangan wallpaper mudah:

  1. Persiapkan semua item yang ada di atas. Jangan ada yang terlupa agar pekerjaan jadi lancar.
  2. Ukur panjang dan lebar dinding dan juga wallpaper. Potong sesuai dengan ukuran yang kita inginkan. Jika wallpaper bermotif, maka samakan terlebih dahulu motifnya, dan beri tanda di masing-masing wallpaper yang telah dipotong, untuk memudahkan saat pemasangan.

3. Bersihkan permukaan dinding dari debu yang menempel dengan kain lap, dan ratakan bagian yang tidak rata menggunakan kape. Kemudian lapisi dinding dengan bubur lem yang tadi dibuat.

4. Lapisi satu lembar wallpaper yang telah dipotong dengan lem menggunakan roller. Setelah lem merata, angkat ujung atas potongan wallpaper tadi dan pasang dari mulai ujung atas dinding yang berbatasan dengan plafon.

5. Ratakan wallpaper dengan kape, supaya lem tersebar merata dan merekat di permukaan dinding. Terkadang suka ada gelembung udara di bagian bawah permukaan wallpaper, sehingga kertas menggembung tidak merekat ke dinding. Gunakan lap untuk merapikannya dengan cara diurut-urut.

6. Teruskan untuk potongan berikutnya, sampai seluruh permukaan dinding terlapisi wallpaper.

7. Setelah terpasang, bagian-bagian tepi akan terlihat berantakan. Tapi, jangan khawatir. Rapihkan tepi-tepi wallpaper yang berbatasan dengan plafon, lekukan dinding, atau bagian bawah dengan bantuan penggaris dan cutter.

TIPS & TRIK MEMASANG WALLPAPER

1. Ukur dengan teliti permukaan dinding yang akan dilapisi wallpaper. Hitung kebutuhan wallpaper dengan tepat, lebih baik berlebih daripada kurang, akhirnya tambal sulam.

2. Perhatikan motif wallpaper yang dipilih, jika motifnya harus diserasikan, biasanya akan kebutuhan wallpaper semakin banyak

3. Iritarian sejati akan memilih motif wallpaper yang bergaris, atau polos, sehingga tidak perlu menyatukan motif. Otomatis pemakaian wallpaper lebih irit dibanding yang bermotif rumit dan harus dipaskan antara potongan satu dan lainnya.

4. Beri lem yang lebih banyak pada tepi-tepi wallpaper, terutama dibagian sambungan, supaya merekat sempurna dan terlihat menyatu dengan potongan lainnya.

5. Hati-hati saat memasang wallpaper dari atas tangga, ada potensi jatuh.

6. Biasanya antara lantai dasar dan dinding, ada yang sudah menggunakan list, sehingga ujung bawah wallpaper tidak menyentuh langsung lantai dasar. Kalau saya, karena design awal tidak menggunakan list, akhirnya saya sisakan 10 cm dari permukaan lantai, dan saya cat dengan cat exterior yang glossy. Adapun tujuannya adalah untuk menjaga supaya wallpaper tetap awet, karena ujung bawah wallpaper tidak akan kontak langsung dengan kain pel saat lantai dibersihkan.

7. Tips ketujuh adalah gunakan jasa pemasangan wallpaper profesional jika kita tidak pede akan hasilnya. Memang sedikit lebih mahal, tetapi pada dasarnya bisa dilakukan sendiri. Banyak video pemasangan wallpaper yang bisa kita lihat di youtube.

sumber : http://www.nichealeia.com/2015/12/7-langkah-mudah-memasang-wallpaper-sendiri.html 
  1. Budi says:

    Beda wallpaper vs wall stiker dmn ya gan?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *